Kolaborasi Emas: Mahasiswa UPBJ Siap Lahirkan Generasi Unggul di MAN 8 Jombang

Jombang, 28 Juli 2025 – Sebanyak 11 mahasiswa dari Universitas PGRI Jombang (UPBJ) memulai program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mereka di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jombang hari ini. Program yang akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan ini bertujuan membekali para calon pendidik dengan pengalaman langsung di lapangan, menanamkan nilai-nilai keikhlasan beramal, serta kemampuan beradaptasi dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Acara penerimaan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PLP UPBJ, Endah Sari, Kepala MAN 8 Jombang, Hj. Farida Priyatna, beserta jajaran pimpinan MAN 8 Jombang, dan para guru pamong yang akan membimbing mahasiswa selama PLP.

Dalam sambutannya, Endah Sari menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat belajar bagi para mahasiswa. “Sebelas mahasiswa PLP UPBJ ini siap berkolaborasi dan belajar menjadi seorang pendidik di MAN 8 Jombang,” ujar Endah Sari. Ia menambahkan bahwa filosofi “ikhlas beramal” menjadi landasan utama yang selalu ditekankan selama proses PLP ini. “Ikhlas beramal selalu ditekankan dalam proses pengenalan lapangan persekolahan (PLP). PLP ini dilaksanakan kurang lebih dua bulan, menjadi ajang bagi mereka untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah sekaligus menginternalisasi nilai-nilai pengabdian,” jelasnya.

Pernyataan Endah Sari menggaris bawahi esensi dari program PLP ini, yaitu bukan hanya sekadar transfer ilmu, melainkan juga pembentukan karakter dan mental seorang pendidik yang berdedikasi. Dengan berpegang pada prinsip ikhlas beramal, diharapkan para mahasiswa dapat memberikan kontribusi maksimal tanpa mengharapkan imbalan materi semata, melainkan lebih kepada kepuasan batin dalam membimbing dan mendidik generasi muda.

Sementara itu, Kepala MAN 8 Jombang, Hj. Farida Priyatna, menyambut baik kedatangan para mahasiswa PLP ini. Beliau menyampaikan beberapa pesan penting yang patut menjadi perhatian para calon pendidik. “Pembiasaan menjadi poin penting dalam pembentukan karakter siswa MAN 8 Jombang,” tegas Hj. Farida Priyatna. Ia menjelaskan bahwa lingkungan madrasah sangat mengedepankan pembiasaan positif untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, religius, dan berakhlak mulia.

Lebih lanjut, Hj. Farida Priyatna menantang para mahasiswa untuk adaptif dengan segala kondisi kedisiplinan siswa di MAN 8 Jombang. “Mahasiswa harus adaptif dengan segala kondisi kedisiplinan siswa,” pesannya. Hal ini berarti mahasiswa harus mampu memahami dan menyesuaikan diri dengan peraturan serta budaya disiplin yang diterapkan di madrasah. “Selain itu, mahasiswa harus bisa menjadi guru yang menyenangkan,” tambahnya. Pesan ini relevan dengan tantangan pendidikan modern yang menuntut guru untuk tidak hanya cakap dalam mentransfer ilmu, tetapi juga mampu menciptakan atmosfer belajar yang interaktif, inspiratif, dan tidak membosankan. Guru yang menyenangkan akan lebih mudah menarik perhatian siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan berkesan.

Program PLP ini diharapkan menjadi jembatan bagi para mahasiswa UPBJ untuk mendapatkan pengalaman berharga yang tidak dapat diperoleh hanya dari teori di bangku kuliah. Dengan bimbingan dari dosen pembimbing, arahan dari kepala sekolah, serta dukungan dari jajaran pimpinan dan guru pamong di MAN 8 Jombang, para mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial mereka. Ini adalah langkah krusial dalam mencetak pendidik-pendidik masa depan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Humas)

Related posts